Pria dengan Jari Manis Lebih Panjang Memiliki Risiko Kematian Lebih Rendah saat Terpapar Covid-19

- 26 Mei 2020, 14:40 WIB
Pria dengan jari manis yang lebih panjang bisa memiliki 'keunggulan biologis' dalam memerangi coronavirusKredit: Alamy

PIKIRAN RAKYAT - Seiring dengan banyaknya penelitian yang dilakukan oleh para ilmuwan terkait Covid-19, temuan baru secara satu-persatu ditemukan.

Meski belum kuat, namun temuan yang ihasilkan oleh peneliti itu terus dilakukan demi mengetahui secara spesifik penyakit Covid-19.

Seperti akhir-akhir ini, di mana muncul temuan baru yang diungkapkan oleh seorang ilmuwan.

Baca Juga: Oknum Polisi Ngamuk karena Ditegur Bakal Dimutasi, Kapolda Jabar Ingatkan Polisi Tidak Boleh Arogan

Dalam penelitian tersebut, dijelaskan bahwa pria dengan jari manis yang lebih panjang dari jari telunjuk lebih rendah risikonya alami kematian saat terpapar virus corona.

Dikutip dari situs The Sun, Pria dengan jari manis lebih panjang cenderung memiliki banyak tertosteron di dalam tubuhnya.

Hormon tersebut yang akhirnya juga menghasilkan senyawa yang disebut dengan ACE2 yang membantu untuk melawan virus corona.

Para ilmuwan yang mempelajari 200.000 orang di 41 negara menemukan angka kematian sepertiga pria lebih tinggi di negara-negara di mana pria memiliki jari manis yang lebih pendek.

Baca Juga: Jual Perusahaan untuk Atasi Covid-19, Suhendra: Yang Dibutuhkan Bukan Wacana, Tapi Aksi Nyata

Halaman:

Editor: Rahmi Nurlatifah

Sumber: The Sun


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

Pikiran Rakyat Media Network

X