Akui Satu Tuduhan di Sidang Perdana, Seungri eks BIGBANG Bantah Tuduhan Terlibat Prostitusi

- 16 September 2020, 14:12 WIB
SEUNGRI.* /SOOMPI

PR CIREBON - Pada 16 September 2020, pengadilan militer umum Komando Operasi Darat mengadakan sidang pertama untuk mantan anggota BIGBANG, Seungri.

"Kami menolak semua tuduhan kecuali pelanggarannya terhadap Undang-Undang Transaksi Valuta Asing," ujar seorang perwakilan Seungri.

Seungri telah didakwa atas delapan dakwaan termasuk pembelian layanan prostitusi, mediasi prostitusi, penggelapan, pelanggaran Undang-Undang tentang Hukuman Berat, dll.

Baca Juga: Cek Fakta: PSBB Ketat Jakarta Disebut Sengaja Ada Atas Perintah KAMI Agar Pemerintah Pusat Terdesak

Tentang Kejahatan Ekonomi Khusus (biaya tambahan untuk penggelapan jumlah yang melebihi jumlah tertentu), pelanggaran terhadap UU Sanitasi Makanan, kebiasaan berjudi, pelanggaran UU Transaksi Valuta Asing, dan pelanggaran UU Kasus Khusus Mengenai Hukuman, tentang Kejahatan Seksual.

Kasus Seungri dilimpahkan ke pengadilan militer setelah ia mendaftar wajib militer pada Maret 2020 lalu.

Seungri diduga telah mengatur layanan prostitusi bagi investor asing untuk mendapatkan investasi untuk bisnisnya antara Desember 2015 dan Januari 2016. Sekitar waktu yang sama, ia juga diduga membeli layanan prostitusi sendiri.

Baca Juga: Usul Ahok Hapuskan Kementerian BUMN Buat Gaduh, Pengamat: Komentar Bubarkan, Bukti Kerja Ga Becus

Dia juga didakwa atas kecurigaan menggelapkan 528 juta won (sekitar Rp6,6 miliar) dari klub Burning Sun untuk digunakan untuk klubnya Monkey Museum dan menyeret dana Yuri Holdings senilai 22 juta won (sekitar Rp278 juta) dengan menyamarkannya sebagai biaya hukum karyawan.

Halaman:

Editor: Nur Annisa

Sumber: Soompi


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

Pikiran Rakyat Media Network

X