Banting Setir Jualan Online, Langkah Bertahan Pelaku UKM Cirebon di Masa Pandemi Covid-19

- 27 Mei 2020, 20:20 WIB
Pendamping UKM RKB Nunung Nurlaela, menunjukkan prodak yang ditarik dari salah satu hotel, karena dunia pariwisata di Cirebon ikut terdampak Covid-19.* /PR/ EGI SEPTIADI
 
PIKIRAN RAKYAT - Pandemi Covid-19, tentunya berdampak signifikan bagi pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM). Sekitar 90 persen kehilangan mata pencarian mereka, namun bagi  yang kreatif dan memanfaatkan sistem online, mereka tetap bisa berjualan.
 
Hal ini seperti dirasakan pelaku UKM di bawah naungan Rumah Kreatif BUMN (RKB) Cirebon. Sejak masa pandemi hingga PSBB, mereka menjadi salah satu dari pelaku usaha yang terdampak.
 
 
Admin RKB Cirebon, Eka Permana mengatakan, UKM memang harus kreatif di masa pandemi, seperti beralih profesi yang tadinya berjualan camilan, kini berjualan masakan siap saji, ada juga yang berjualan masker.
 
"Tidak hanya beralih profesi prodak saja, strategi pemasaran mereka juga di ubah, yang tadinya memasarkan prodak secara langsung, kini memasarkannya secara online, seperti di medsos dan marketplace, " katanya kepada PikiranRakyat-Cirebon.com.
 
 
Langkah tersebut tambahnya, disambut antusias masyarakat baik di Cirebon maupun luar wilayah Cirebon, khususnya mereka yang berdiam diri di rumah, saat tagar di rumah saja diterapkan.
 
Pendamping UKM RKB Nunung Nurlaela menjelaskan, jika tidak kreatif semuanya terdampak, namun tidak berlaku bagi yang kreatif dan mereka yang memproduksi Frozen food justru mereka masih bisa naik omsetnya.
 
 
"Namun langkah berjualan online sangat mendukung, bisa menolong para pelaku UKM, seperti di Cirebon sudah ada market placenya bernama siopang," ujarnya.
 
Nunung menambahkan, ada sebagian prodak ikut di prioritaskan melalui marketplace tersebut, setelah kerjasama dengan dunia pariwisata tidak berjalan, karena dunia pariwisatanya sendiri ikut terdampak. 
 
 
"Saya mewakili pelaku UKM di Cirebon semoga pandemi Covid-19 ini, bisa segera berlalu. Sehingga produksi dan pemasaran para pelaku UKM bisa berjalan kembali dengan normal," harapnya. ***

 

Editor: Tyas Siti Gantina


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

Pikiran Rakyat Media Network

X