Dukung Penggabungan Bank Syariah, DPR: Tingkatkan Perekonomian dan Keuangan Syariah Nasional

- 20 Desember 2020, 13:59 WIB
Dukung Penggabungan Bank Syariah, DPR: Tingkatkan Perekonomian dan Keuangan Syariah Nasional.*. /Pixabay/Cegoh

PR CIREBON – Upaya penggabungan beberapa bank syariah menjadi PT Bank Syariah Indonesia Tbk mendapat apresiasi dari anggota Komisi XI DPR RI Junaidi Auly.

Junaidi menyatakan upaya penggabungan ini diharapkan mampu menjawab sejumlah persoalan untuk meningkatkan kinerja perekonomian dan keuangan syariah nasional.

"Bank Syariah Indonesia harus meningkatkan keunggulan kompetitif, harus ada peningkatan di semua sektor baik pelayanan, segmen pasar, pembiayaan UMKM, dan digitalisasi pelayanan perbankan," ujar Junaidi Auly dalam rilis di Jakarta, Sabtu, 19 Desember 2020 seperti dikutip PikiranRakyat-Cirebon.com dari Antara.

Baca Juga: Riset Mencatat, Pandemi Covid-19 Tingkatkan Lalu Lintas Internet di Indonesia pada Kuartal II 2020

Selain itu, ujar dia, Bank Syariah Indonesia harus terus menggencarkan upaya meningkatkan tingkat inklusi dan literasi keuangan syariah masyarakat.

Data OJK mencatat inklusi keuangan syariah 11,1 persen pada 2018 dan mengalami penurunan menjadi 9,10 persen di 2019 dan indeks literasi keuangan syariah tercatat 8,1 persen di 2018 meningkat menjadi 8,93 persen pada 2019. Sedangkan literasi keuangan konvensional mampu meningkat lebih signifikan dari 29,5 persen pada 2018 menjadi 37,72 persen pada 2019.

"Literasi keuangan syariah merupakan tantangan terbesar yang harus diperhatikan bersama, perlu ada terobosan dalam upaya meningkatkan literasi keuangan syariah dengan sosialisasi dan edukasi ke berbagai kelompok masyarakat," katanya.

Baca Juga: Demi Yakinkan Masyarakat, Koalisi Relawan IDI Siap Jadi yang Pertama Divaksin Bersama Presiden

Berbicara soal tantangan, Junaidi menambahkan Bank Syariah Indonesia harus lebih berani dalam inovasi produk dalam rangka pelayanan kepada masyarakat yang sesuai dengan jati diri yang dimiliki dan tetap sesuai prinsip syariah.

Halaman:

Editor: Egi Septiadi

Sumber: ANTARA


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

Pikiran Rakyat Media Network

X